Puisi Mbeling

December 21, 2006

Tiba-tiba mak-mben-du-nduk, pengen mbahas tentang puisi mbeling.

Ra ngerti, aku jadi  sinting pengen baca-baca puisi ini.
Sebagaimana di rangkaian huruf2 pada hasil colongan berikut ini:

" Dalam catatannya, Remy Sylado komentar untuk Jeihan: "Baginya seni adalah berak."
  Pada beberapa edisi sesudahnya, Remy Silado membuat pernyataan yang menarik tentang Puisi Mbeling :
  "Bagi kami puisi yang berbicara apa-adanya seperti puisi2 lugu inilah, puisi yang kontemplatif.
  Segalanya terbuka, tak pakai dewangga, tak pakai kerudung, tak pakai tabir
"
  Jika orang bertanya siapa avant garde dalam puisi kiwari Indonesia, tak susah carinya, sebab jawabnya: Kami-lah itu!"

*dewangga kain yang bergambar-gambar indah bercorak biru atau kuning pada dasar merah

Tanganku, pikiranku ga ‘nutut’ bisa nulis,
aku cm bisa nelen dan ngerasain begitu nikmat ke-nudis-an kumpulan huruf-huruf nya.
Ngakak sekaligus Ngeri… hiiiii……………….

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://nie.blogsome.com/2006/12/21/puisi-mbeling/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Viewfinder Design